Wabup Ingkong Ala Buka Musrenbang RPJMD Kabupaten Bulungan tahun 2016 – 2021

Wabup Ingkong Ala Buka Musrenbang RPJMD Kabupaten Bulungan tahun 2016 – 2021

326 views
0
SHARE

Kabarone.com, Bulungan – Wakil Bupati Bulungan, Ingkong Ala menyampaikan bahwa Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) merupakan forum musyawarah antara para pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati rancangan RPJMD yang tujuannya untuk mendapat masukan dan komitmen para pemangku kepentingan pembangunan daerah yang hasilnya berupa rancangan akhir RPJMD.

“Musrenbang ini untuk mendapatkan masukan terakhirdari para pihak sebelum dilakukan penetapan dengan Perda,” ungkap Ingkong Ala saat membuka resmi Musrenbang RPJMD Kabupaten Bulungan tahun 2016 – 2021 di ruang serbaguna Kantor Bupati Bulungan, Rabu (04/08).

Ingkong menjelaskan, penajaman dan penyelarasan RPJMD Bulungan melalui musrenbang mencakup antara lain sasaran pembangunan jangka menengah, strategi dan sinkronisasi arah kebijakan pembangunan jangka menengah, kebijakan umum dan program pembangunan jangka menengah dengan visi, misi dan program kepala daerah dan wakil kepala daerah hingga capaian indikator kerja daerah pada kondisi saat ini dan pada saat akhir periode RPJMD.

Wabup pun berharap, para peserta musrenbang dapat memberikan segala masukan dan saran untuk menyempurnakan RPJMD yang merupakan “jantung” dari penyusunan kegiatan dan program satuan kerja di lingkup Pemkab Bulungan selama 5 tahun ke depan.

Sementara Kepala Bappeda Bulungan, Drs M Isnaini dalam kesempatan sama menambahkan, RPJMD merupakan pedoman dalam penyusunan rencana strategis (renstra) setiap satuan kerja yang kemudian akan dijabarkan dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) setiap tahun.

“Melalui RPJMD juga kita sudah bisa menentukan program kegiatan yang prioritas serta penganggarannya, demikian satuan kerja dalam menyusun renstra dan RKPD tinggal menyesuaikan agar tidak lepas atau melenceng dari arahan RPJMD. RPJMD Bulungan juga tidak berdiri sendiri tetapi merupakan bagian integral dari perencanaan pembangunan di tingkat Provinsi Kalimantan Utara dan nasional,” pungkasnya. (Mudi)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY