Ujian Seleksi Penyaringan Perangkat Desa Ngimbang Diulang, Masyarakat Berharap Jurdil

Ujian Seleksi Penyaringan Perangkat Desa Ngimbang Diulang, Masyarakat Berharap Jurdil

292 views
0
SHARE

Kabarone.com, Lamongan – Ujian seleksi perangkat desa di wilayah Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan Jawa Timur terpaksa harus diulang. Karena, hasil ujian seleksi para peserta tidak memenuhi syarat atau tidak memenuhi nilai minimal kelulusan (passing grade).
Rabu, (6/12/2017)

Di wilayah kerja Kecamatan Ngimbang juga sudah mulai marak digelar ujian seleksi pengisian kekosongan jabatan perangkat desa. Kali ini ke- tiga peserta ujian perangkat desa dalam memperebutkan kursi jabatan Kepala Dusun SLAHAR Desa SLAHARWOTAN di Kecamatan Ngimbang Lamongan.
“Hasil tes seleksi para peserta tidak memenuhi syarat dengan berpedoman pada peraturan yang ada, dalam hal ini peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Lamongan,” kata Camat Ngimbang Roziqin, kemarin.

“Makanya akan kita ulang lagi karena tidak ada yang mencapai standar kelulusan ,” ucapnya.

Roziqin menyebutkan, di Dusun SLAHAR Desa SLAHARWOTAN, terdapat kekosongan jabatan perangkat desa (Kepala Dusun).

“Untuk seleksi ulang perangkat desa (Kepala Dusun), akan dilaksanakan dengan melihat kesiapan dari pihak panitia atau dengan batas maksimal sekurang-kurangnya lima hari setelah pengumuman penyampaian hasil nilai ujian, bahwa ujian perangkat desa akan di ulang kembali,” lanjutnya. Lalu Camat Roziqin menuju ruang kantor Kepala Desa untuk melakukan rapat internal bersama-sama Tim Pengawas yang lain, Kepala Desa dan jajaran panitia.

Dalam kesempatan ini Amir selaku ketua Panitia seleksi ujian perangkat desa SLAHARWOTAN saat membacakan berita acara hasil ujian seleksi, dia menyampaikan, bahwa dari hasil nilai masing-masing peserta untuk Setiya Budi memperoleh nilai 242 dengan nilai rata-rata 40,33, selanjutnya Srilan memperoleh nilai 422 dengan nilai rata-rata 70,33, sedangkan Galih Pramono memperoleh nilai 166 dengan nilai rata-rata 27,66,” jelas Amir selaku Ketua Panitia.
Dalam pelaksanaan ujian seleksi ini dengan susunan panitia Amir (Ketua), Liswioto (Sekretaris), Nandar (Anggota), Efendi WK (Anggota), Lisiyanto (Anggota), Janwhar M (Anggota), Suwarno (Anggota).
Dan juga para Tim Pegawas Roziqin, SE, MM (Camat), Ir. Agus Eko Winarno (Sekcam), Kapten Muh. Khoiri (Danramil), AKP. Marjoko, SH (Kapolsek), Ipda. Kusnan (Wakapolsek), Agung Widodo, SH (Kasi Tata Pemerintahan), Moch. Ahkir GT. S, Pd (Kasi PMD), Tri Agus Susanto, SH (Ketua BPD).

Sementara Ketua BPD yang menyandang juga sebagai pengawas, Tri Agus Susanto,SH saat dimintai keterangan mengatakan,” kami sebagai pengawas dalam ujian seleksi ini dalam setiap tahapannya kami awasi dengan mengacu pada peraturan dan undang-undang yang ada. Juga ia tegaskan bahwa dalam pelaksanaannya kami harap bersaing secara fair (transparan) tidak ada yang namanya kecurangan. Untuk pelaksanaan seleksi ulang nanti benar-benar akan kami awasi dan jangan sampai terjadi kebocoran soal,” ditegaskan oleh Agus yang juga berprofesi sebagai pengacara tersebut.

Ditempat yang berbeda dikatakan oleh PW keluarga dekat dari salah satu peserta ujian seleksi, bahwa kami juga akan mengawasi proses pelaksanaannya bilamana ada dugaan kecurangan maka akan kami laporkan. Ia juga berharap agar dalam pelaksanaan ujian ulang seleksi perangkat desa nanti bisa benar-benar jujur dan adil (Jurdil) dan juga diharapkan bersaing secara sehat serta tidak ada naskah soal yang bocor.

Ditambahkan oleh PW selaku keluarga dari peserta seleksi, sekali lagi kami juga berharap kepada jajaran Panitia dan Timwas agar melakukan tugas pokok dan fusinya (Tupoksi) masing-masing biar hasilnya murni tidak ada muatan kepentingan pribadi,” pungkasnya,(pul/pur/rul).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY