Realisasi Pembangunan Baru 68 Persen, PJ Bupati Bulungan Minta Setiap SKPD Ambil...

Realisasi Pembangunan Baru 68 Persen, PJ Bupati Bulungan Minta Setiap SKPD Ambil Tindakan

423 views
0
SHARE

Kabarone.com, Bulungan – Program dan kegiatan pembangunan fisik yang dilaksanakan Pemkab Bulungan hingga bulan oktober baru mencapai 68,6 persen, sementara realisasi keuangan sebesar 52,9 persen. Tiap satuan kerja pun diharapkan segera memacu penyerapan anggaran tahun 2015.

“Kalau secara kumulatif memang kelihatan di atas 50 persen, tapi kalau dilihat per kegiatan atau program cukup banyak yang mendapat rapor merah,” ungkap Pj Bupati Bulungan, Syaiful Herman dalam rapat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan kegiatan pembangunan tahun anggaran 2015 di ruang serbaguna Kantor Bupati Bulungan, Rabu.

Rakor yang diikuti kepala tiap SKPD termasuk para camat ini bertujuan melakukan pemantauan, pengendalian terhadap kegiatan yang telah maupun yang belum dilaksanakan dengan melihat realisasi pencapaian target, penyerapan dana, serta mengetahui kendala-kendala yang terjadi.

“Sehingga dapat dilakukan upaya tindakan yang lebih cepat. Belanja daerah Kabupaten Bulungan yang telah ditetapkan dalam APBD 2015 sebesar Rp 2,1 triliun, terdiri belanja tidak langsung Rp 838 juta dan belanja langsung sebesar Rp 1,27 triliun. Sementara realisasi penyerapan anggaran satuan kerja untuk belanja sampai bulan Oktober 2015 terdiri dari realisasi keuangan Rp 1,1 triliun atau 52,94 persen dan realisasi fisik 68,6 persen,” paparnya.

Rinciannya untuk belanja tidak langsung realisasi keuangan sebesar Rp 491,3 juta atau sebesar 58,7 persen dan realisasi fisik sebesar 75,1 persen. Untuk belanja langsung realisasi keuangan sebesar Rp 628,6 juta atau sebesar 49,1 persen dan realisasi fisik 64,4 persen.

Terdapat 18 satuan kerja Pemkab mendapat rapor merah karena realisasi fisik yang rendah diungkapkan pada rakor dan evaluasi yang dipimpin Pj Bupati Bulungan, Sekkab, Asisten Bidang Pembangunan, Kepala Bappeda serta Kepala DPKAD ini. Sebanyak 3 satuan kerja di antaranya masuk dalam kelompok serapan rendah yaitu Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bagian Kesra dan Bagian Tata Pemerintahan Setkab Bulungan.

Kecamatan Tanjung Palas Timur yang mendapat belanja langsung sebesar Rp2,8 miliar realisasi anggaran sebesar Rp387,4 juta atau 13,73 persen dan realisasi fisik 16,31 persen. Bagian Kesra dengan belanja langsung sebesar Rp2,1 miliar realisasi anggaran sebesar Rp297,2 juta atau 16,5 persen dan realisasi fisik 16,5 persen. Lalu Bagian Tapem dengan belanja langsung Rp27,5 miliar realisasi anggaran sebesar Rp1,07 miliar atau 3,89 persen dan realisasi fisik 17,8 persen.

“Jadi ada satuan kerja yang dapat rapor merah, kuning dan hijau. Untuk yang dapat nilai merah dan kuning ini jadi peringatan dan harus cepat ditindaklanjuti,” tegasnya.

Sekkab, Drs Syafril pada kesempatan sama menekankan agar tiap satuan kerja memiliki tanggungjawab terhadap anggaran yang sudah diamanahkan. Apalagi saat ini sudah memasuki akhir tahun anggaran 2015.

“Tiap satuan kerja agar punya rasa peduli terhadap tanggungjawab yang diembannya,” ucapnya.(Mudi)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY