Pemprov Kaltara Kejar Ketertinggalan Bidang Infrastruktur

Pemprov Kaltara Kejar Ketertinggalan Bidang Infrastruktur

115 views
0
SHARE

Kabarone.com, Kaltara – Sebanyak 30 peserta mengikuti Pelatihan Standar Kompetensi Juru Gambar Sipil dan Arsitektur Tahun 2017 di ruang pertemuan lantai 2 Hotel Grand Pangeran Khar, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Minggu (16/7).

Pelatihan yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Kawasan Permukiman (DPUTR-Perkim) ini, menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten di bidangnya. Yakni, Bangun dan Deni Ulfa Yanti dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Hence Michael Wuaten (Universitas 17 Agustus Samarinda), dan Kuswantoro (Politeknik Samarinda).

Kepala DPUTR-Perkim Kaltara Suheriyatna melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Penyelenggaraan Pelatihan Djoko Susilo menyebutkan, kegiatan ini digelar dengan tujuan memberikan pengetahuan, keahlian dan sikap kerja yang tepat bagi para peserta pelatihan. Dengan begitu diharapkan, kompetensi dan keterampilan para peserta dapat memenuhi standar regional, nasional serta internasional di bidang jasa konstruksi khususnya para juru gambar sipil dan arsitektur.

“Kaltara sebagai daerah otonomi baru yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Malaysia, pembangunan infrastrukturnya harus dipercepat sebagai beranda terdepan Republik Indonesia. Terlebih Kaltara termasuk dalam Wilayah Pengembangan Industri dalam Rencana Induk Pengembangan Industri Nasional (RIPIN) 2015 hingga 2035,” kata Suheriyatna.

Rencana pembangunan infrastruktur yang tengah dicanangkan di Kaltara, di antaranya Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning, termasuk infrastruktur jembatan, jalan, pelabuhan laut dan bandara. “Kaltara tengah berlari untuk mengejar ketertinggalan, khususnya sarana dan prasarana infrastruktur. Untuk itu, Pemprov Kaltara terus menggenjot dan mempercepat pembangunan. Dan, acara ini merupakan salah satu bagian dari upaya itu,” ujar Suheriyatna.

Dia juga mengharapkan, para narasumber dapat menyajikan materi dan bimbingan yang tepat pada peserta pelatihan agar dapat meningkatkan kompetensi kerja dan kualitas pekerjaan konstruksi.(hms)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY