KKN-BBM Berkarya Produk Unggulan Desa, Kadinkop Dan UMKM Anang: Pemasarannya Lewat e-commerce...

KKN-BBM Berkarya Produk Unggulan Desa, Kadinkop Dan UMKM Anang: Pemasarannya Lewat e-commerce Dinas

110 views
0
SHARE

Kabarone.com, Lamongan – Para mahasiswa dalam menjalani Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke 14 Tahun 2017, Universitas Islam Lamongan (Unisla) selama 22 hati untuk periode tahun ini sebanyak 1.257 mahasiswa, ke 22 desa di Kabupaten Lamongan Jawa Timur. Dan mahasiswa menjalani KKN di Kecamatan Turi dan tiga kelompok menjalani KKN Tematik.
Yaitu, peserta KKN Reguler bertempat di 19 desa di Kecamatan Turi, dan tiga kelompok menjalani KKN Tematik di Desa Balun, Kecamatan Turi, Desa Wonokromo Kecamatan Tikung, dan Desa Gempoltukmloko, Kecamatan Sarirejo.
Para peserta KKN Unisla, telah membawa program multidisipliner yang menggabungkan mahasiswa dari berbagai bidang keilmuan, dengan harapan bisa memberikan aplikasi sumbangan pengetahuannya pada masyarakat apa yang telah di dapat di kampusnya.

Acara penutupan ini dihadiri oleh Rektor Unisla Bambang Eko Muljono, Asisten Ekonomi-Pembangunan, M. Faiz Junaidi, dan Kadinkop dan UMKM, Anang Taufik menyaksikan langsung produk unggulan desa sebagai hasil kreatifitas para mahasiswa KKN bersama masyarakat desa, Kamis (24/8/2017).

Kali ini dari hasil karya kretifitas Mahasiswa KKN Universitas Islam Lamongan (Unisla) di Kecamatan Turi, yakni karya berupa produk unggulan desa yang dihasilkan. Gagasan atau ide awal tercetus dari Kelompok Mahasiswa bernama Dicky dan Tim KKN di Desa Tawangrejo dan selanjutnya ditularkan ke para mahasiswa yang ada di desa-desa lain di Kecamatan Turi. Ini telah di pamerkan pada acara penutupan KKN di pendopo Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan Jawa Timur.

Pada kesempatan ini Bambang Eko Muljono selaku Rektor Unisla mengatakan, atas inovasi dan gagasan para Mahasiswa ini patut menjadi kebanggaan Unisla. Ia menyebutkan para mahasiswa berhasil memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada. Karena Kecamatan Turi ini terkenal dengan komositi tambak yang melimpah sebagai bahan bakunya, tercetus gagasan para Mahasiswa. Hal ini bisa menghasilkan olahan makanan berbahan baku ikan, yakni kecap ikan, abon ikan, nugget ikan mujaer,” kata Rektor Unisla.

Masih menurut Bambang, dengan inovasi dari para mahasiswa ini membuat masyarakat semangat untuk mengembangkan potensi desanya masing-masing. “ kami berharap pada bapak Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lamongan bisa membantu untuk menindak lanjuti, untuk penelitian lab dan biologinya pihak Unisla sudah siap,” tambah Rektor Unisla.

Pada kesempatan ini Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lamongan, Anang Taufik walaupun datangnya agak telat karena kesibukan Dinasnya, lebih lanjut Anang sangat mengapresiasi apa yang telah disampaikan oleh bapak Rektor Unisla dari hasil kreatifitas Mahasiswa KKN, telah diketahui bahwa bahan baku ikan hasil tambak banyak masyarakat yang tak mau memanfaatkan dan terbuang percuma.

Untuk bahan-bahan yang terbuang percuma, masyarakat bisa mindset menjadikan bahan-bahan yersebut sebagai produk olahan yang memiliki nilai jual tinggi dengan tujuan meningkatkan ekonomi masyarakat desa.
Anang berjanji, bakal memberikan suport penuh atas inovasi yang sudah dihasilkan para mahasiswa KKN Unisla di Kecamatan Turi ini,” apresiasi Anang.

Lebih lanjut anang menuturkan, secara legalitasnya, PIRT-nya, sertifikasi halalnya melalui MUI, nanti kita akan bantu gratis.

Mulai fasilitasi bahan, permodalannya, bahkan marketingnya yang mengelola koperasi. Jadi teman-teman pelaku yang membuat ini tidak kesulitan, karena bahan bakunya sudah ada yang sudah di siapkan oleh koperasi, semacam jalin kemitraan antara pelaku UMKM dengan koperasi.

Termasuk juga pemasarannya, akan kita pasarkan melalui e-commerce-nya dinas, dan provinsi bahkan akan kita bawa ke pameran, dari pameran tingkat provinsi dan pameran di Kabupaten Lamongan. Ia juga berharap kedepannya akan didirikan sebuah koperasi mahasiswa yang terkait dengan UMKM. Menurutnya, apabila ada koperasi mahasiswa mulai penyediaan bahan hingga pemasaran akan semakin memanjakan para pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Lamongan,” pungkas Anang (pul/pur/rul).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY