BNN Papua Barat Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di Kabupaten Kaimana

BNN Papua Barat Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di Kabupaten Kaimana

429 views
0
SHARE

Kabarone.com, Papua Barat – BNN (Badan Narkotika Nasional) Provinsi Papua Barat menggelar kegiatan Advokasi membangun jejaringan  pembangunan berwawasan anti narkoba di ruang rapat Hotel Green Papua Jalan lingkar Tanjung Simora, Kabupaten Kaimana, Selasa (30/8).

Kegiatan yang di hadiri sekitar 70 orang itu turut dihadiri juga oleh sejumlah pejabat diantaranya  Bupati Kaimana Drs. Matias Mairuma, Dandim 1713/Kaimana Letkol Inf.Agus Faridianto, Kapolres Kaimana AKBP Adam Erwindi SIK.MH, Kepala BNN Prov.Papua Barat Drs Patiasina.B.J.E., Msc, MM., Pimpinan SKPD Kab.Kaimana, Dan Sub Den Pom Persiapan Letda CPM Dede Harianto, Dan Posal Kaimana Letda Laut Gunawan serta Tokoh Agama, Tokoh adat dan Tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua BNN Provinsi Papua Barat, Drs.Patiasina.B.J.E., Msc, MM menyampaikan bahwa saat ini jumlah Penggunaan Narkoba di Provinsi Papua Barat semakin meningkat dengan persentase kurang lebih 1,4 persen jiwa dari jumlah penduduk Provinsi Papua Barat, atau sekitar 9730 orang.

“Angka Kematian Pengguna Narkoba di Indonesia dalan kurun waktu setahun mencapai 18 ribu jiwa dan menempati urutan 3 dunia, serta urutan 1 di Asia. Akibat dari penggunaan narkoba ini, Negara mengalami kerugian sebesar 73,1 triliun, sehingga Tahun ini  ditetapkan sebagai tahun darurat narkoba. Untuk itu sudah merupakan Komitmen Bersama untuk memerangi narkoba sehingga generasi muda bangsa dapat menyongsong masa depan yang lebih baik,” ungkap Drs.Patiasina.B.J.E., Msc, MM.

Dalam kesempatan itu Drs Patiasina.B J.E.Msc.MM menyampaikan beberapa materi kepada masyarakat diantaranya yakni dampak penyalahan narkoba bagi masyarakat, Penjelasan tentang jenis-jenis Narkotika, aturan hukum tentang Narkotika yaitu Undang-undang UU.Nomor.35/2009 tahun 2015 serta Mekanisme rehabilitasi.

Sementara Bupati Kaimana Drs.Matias Mairuma dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam rangka menghalau dan mencegah peredaran narkoba yang saat ini sudah merambah ke daerah, Indeks Pembangunan Manusia harus ditingkatkan dengan berbagai kegiatan dan pemahaman.

“Saat ini akses transportasi mulai terbuka dan tidak menutup kemungkinan dapat membawa hal-hal yang dapat merugikan serta berdampak pada lapisan masyarakat terutama masyarakat Kaimana yang berada  di kampung,” jelasnya.

Menurutnya, hal-hal konkrit yang harus dilakukan yakni membutuhkan orang-orang yang cemerlang, penuh pemahaman dan saling mengingatkan antar sesama. Selain itu Tokoh-Tokoh adat, Agama, Masyarakat dan aparat Kamtibmas sangat berperan penting untuk memberantas dan mencegah peredaran Narkoba di wilayah Papua Barat terkhusus di wilayah Kabupaten Kaimana. (Andi Jumawi)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY