Dr. H. Haedar Nashir, M.Si : Muhammadiyah Harus Menguasai IPTEK

Dr. H. Haedar Nashir, M.Si : Muhammadiyah Harus Menguasai IPTEK

26 views
0
SHARE

Kabarone.com, Cirebon – Abad kedepan Muhammadiyah harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). “Karena lewat IPTEK itu merupakan tonggak kemajuan,” kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. H. Haedar Nashir, M.Si Rabu, (13/12) seusai peresmian peletakan batu pertama gedung Kampus UMC tingkat 11.

Prinsipnya Muhammadiyah harus menguasai IPTEK dan lewat penguasaan IPTEK menjadi tonggak kemajuan. Peradaban bangsa dimana pun tiada ada yang tidak menguasai IPTEK, tandas Haedar Nashir.

Menurut Haedar, pendidikan itu tetap untuk membangun alam pikiran yang maju, rasional, modern dan tidak lagi mengedepankan pikiran hal-hal irasional, subjektifitas dan kumunal tapi merusak sistem.

“Diharapkan pendidikan Muhammadiyah kedepan harus menjadi sentral sistem. Begitu juga upaya merekatkan kebersamaan untuk Indonesia berkemajuan, maka ada peluruhan, egoisme dan demi kepentingan kelompok sendiri kemudian merusak sistem. Misalkan demi kepentingan kelompok / golongan yang sedang berkuasa kemudian mengeliminasi mereka yang berbeda pandangan /paham. Inikan merusak, ” paparnya.

Egoisme saja kalau untuk dirinya masih mending serta tidak apa, tapi kalau egoisme kemudian merusak sistem ini yang harus diwaspadai. “Oleh karena itu Muhammadiyah merekatkan kebersamaan untuk Indonesia berkemajuan bahwa setiap elemen bangsa sadar perbuatan dirinya akan berpengaruh pada kebangsaan,” ungkapnya.

“Kalau ia berbuat baik, maka bangsa ini jadi baik dan sebaliknya bila dia berbuat buruk ya bangsa ini akan jadi buruk pula,” tandasnya.

Diharapkan UMC (Universitas Muhammadiyah Cirebon) bisa menjadi kampus unggulan di Indonesia dan setara dengan universitas di Indonesia lainnya. UMC bisa berkemajuan bukan datang dari luar tetapi berkat perjuangan dari dalam diri kita sendiri, tegasnya.

Sebagaimana Allah berfirman, Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, jika kaum itu sendiri tidak mau merubahnya. Jadi yang dapat merubah ya diri kita sendiri. Kalau dirinya tidak pernah berusaha maksimal, maka jangan berharap lebih. Dan kembali kepada diri kita sendiri dari niatnya, tuturnya.
Merekatkan kebersamaan untuk Indonesia berkemajuan dan Islam agama yang berkemajuan. Menjunjung tinggi etos kerja harus tinggi. Muhammadiyah ingin menyebarkan virus berkemajuan agar bangsa Indonesia berkemajuan dan UMC lebih maju lagi dan setara dengan universitas-unversitas lainnya, pungkasnya.

Sementara Rektor UMC, Prof. Dr. Khaerul Wahidin, M.Ag mengharapkan UMC agar bisa maju sebagai mana universitas Muhammadiyah Malang, Surakarta dan Jogyakarta yang sudah lebih duluan.

Untuk bisa maju bersama, maka perlu dukungan semua pihak. Begitu juga para dosen dituntut memiliki kemampuan lebih. Pihaknya telah menyiapkan beasiswa untuk meningkatkan keilmuan para dosen karena UMC sudah bekerjasama dengan universitas dan perguruan tinggi lain, kata Rektor UMC.

UMC diharapkan mampu bersaing dengan universitas atau perguruan tinggi di Indonesia lainnya. UMC bisa menjadi kampus unggulan di Indonesia dan setara dengan universitas / perguruan tinggi di Indonesia lainnya, pintanya

UMC berkemajuan bukan datang dari luar tetapi berkat perjuangan dari dalam diri kita sendiri. Dengan demikian awal berdirinya UMC satu kampus, sekarang sudah berkembang menjadi lima kampus. “Bahkan hari ini akan membangun kampus baru 11 tingkat dan peletakan batu pertama oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. H. Haedar Nashir, M Si ,” pungkasnya. (mulbae)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY