Delegasi Kanada Beri Respon Positif Potensi Kaltara

Delegasi Kanada Beri Respon Positif Potensi Kaltara

184 views
0
SHARE

Kabarone.com, Samarinda – Pertemuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) dengan delegasi Indonesia Canada Chamber Of Commerce (ICCC) dari Kanada, dihadiri oleh pihak Alberta Oil and Gas Trade, Katch Kan, TransCanada Turbines dan Zedi sebagai delegasi Kanada sedangkan dari Pemprov Kaltara diwakili oleh pihak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda-Litbang), Biro Ekonomi, Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol, serta Dinas Perhubungan (Dishub).

Pertemuan yang dilaksanakan di Tulip Meeting Room, Swiss-BelHotel Samarinda, pada Rabu (17/5) ini merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya antara Pemprov Kaltara yang diwakili oleh Bappeda-Litbang dengan pihak Alberta beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan kali ini, kepala DPMPTSP, KRT Dian Muhammad Johan Johor Mulyadi selaku juru bicara mewakili Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie menyampaikan sejumlah peluang serta potensi yang dimiliki Kaltara. “Sesuai dengan arahan Gubernur, maka DPMPTSP yang menjadi garda depan penjaring penanam modal asing, berusaha untuk menyampaikan apa yang menjadi andalan Sumber Daya Alam (SDA) yang kita miliki,” jelas Johan.

Dikatakannya, pertemuan tersebut menjadi kesempatan emas bagi Kaltara untuk menggaet minat investor asing, utamanya investor dari Kanada. “Kita patut bersyukur karena delegasi Kanada yang hadir dalam pertemuan kali ini datang dalam formasi yang cukup komplit, yakni Alberta sebagai industri minyak dan gas juga termasuk menjamin masalah CSR (Coorporate Social Responsibility); Katch Kan sebagai perusahaan yang bekerjasama dengan industri minyak dan gas untuk memastikan keamanan alat dan lingkungannya, TransCanada Turbines sebagai perusahaan yang menyediakan layanan perbaikan dan perawatan peralatan-peralatan industri tersebut, dan Zedi sebagai perusahaan penyedia operasi atau sistem produksi industri,” ujar Johan.

Hal tersebut diyakini Johan sebagai salah satu indikasi keseriusan delegasi Kanada atas ketertarikannya pada kemungkinan kerjasama dengan Pemprov Kaltara. Pada dasarnya delegasi yang hadir menyampaikan ketertarikan mereka pada potensi hydro power yang berasal dari setiap sungai di Kaltara, begitu juga dengan sumber daya minyak dan gas Kaltara.

Menurut Johan, setelah pertemuan tersebut, Pemprov Kaltara melalui Kedutaan Besar (Kedubes) Kanada juga Kedubes Indonesia di Kanada akan mengundang delegasi Kanada tersebut ke Kaltara untuk melihat langsung kondisi di lapangan. “Saya senang karena mereka tadi sangat antusias mendengar setiap potensi yang kita miliki dan upaya-upaya yang disediakan Pemprov dalam rangka mempermudah gerak mereka untuk berinvestasi di Kaltara. Jadi respon mereka positif, tetapi tentu saja hasil pertemuan hari ini kita sampaikan terlebih dahulu kepada Gubernur, untuk kemudian kita menunggu instruksi selanjutnya,” kata Johan.

Disinggung mengenai jangka waktu implementasi kemungkinan kerjasama tersebut, Johan menuturkan bahwa semuanya akan dilakukan bertahap. “Tidak usah terburu-buru, yang penting potensi kita dapat dikenal secara luas dulu dan membuat investor tersebut yakin dan tertarik. Sambil terus kita melakukan persiapan-persiapan, tapi tidak perlu berlama-lama juga karena kita juga mau Kaltara segera berkembang,” tuntasnya.(hms)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY