Penggiat Toko Online Juga Ikut Disensus Ekonomi

Penggiat Toko Online Juga Ikut Disensus Ekonomi

522 views
0
SHARE

Kabarone.com, Bulungan – Pemkab Bulungan yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan, Achmad Ideham memohon seluruh pihak untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2016 yang akan berlangsung pada Mei 2016.

Menurutnya, hasil dari sensus ekonomi tersebut nantinya akan menyediakan informasi pengembangan usaha dan daya saing daerah maupun bangsa.

“Bagi orang statistik, data maupun informasi itu mahal tapi membangun tanpa didukung dengan data itu lebih mahal,” ujarnya di kegiatan sosialisasi Sensus Ekonomi di ruang serbaguna Kantor Bupati Bulungan, Selasa (15/12/2015).

Ia menjelaskan, Badan Pusat Statistik (BPS) yang bertugas mencatat dan mendata setiap kegiatan dan hasil-hasilnya di sektor perekonomian, termasuk di wilayah Kabupaten Bulungan. Maka itu diharapkan semua pihak turut berperan.

“Hasil sensus ekonomi ini menjadi data bagi swasta, masyarakat termasuk pemerintah untuk menentukan strategi pembangunan. Jadi kalau kita bekerja berdasarkan data, Insya Allah hasilnya akan baik,” tuturnya.

Sementara, Kepala BPS Bulungan, Akhmad Fikri menambahkan, sensus ekonomi menghasilkan gambaran lengkap level dan struktur ekonomi non pertanian berikut informasi dasar dan karakteristiknya.

“Selain itu juga akan diketahui daya saing bisnis di Indonesia serta penyediaan kebutuhan informasi usaha,” ujarnya.

Ia pun berharap, semua mesti terlibat seperti halnya perusahaaan non pertanian di lokasi tetap atau permanen seperti mall, kantor, pasar, lokasi tidak tetap seperti kaki lima dan pasar kaget, usaha keliling serta di rumah tangga seperti warung.

Mencakup pula pelaku usaha terdiri pemerintah, sekolah dan rumah sakit, lembaga non profit, tempat ibadah dan organisasi sosial, korporasi seperti perusahaan, restoran, supermarket dan hotel, serta di rumah tangga seperti usaha online dan sektor non formal lainnya.

“Sensus akan dilakukan langsung secara door to door. Kita akan merekrut petugas sensus berpendidikan minimal setingkat SLTA,” katanya. (*)

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY