Konut Sultra diminta Kementan siapkan 10.000 hektar Lahan Jagung

Konut Sultra diminta Kementan siapkan 10.000 hektar Lahan Jagung

335 views
0
SHARE

Kabarone.com, Konawe Utara –┬áPementerian Pertanian Republik Indonesia segera realisasikan bibit jagung di Kabupaten Konawe Utara, untuk awal direalisaaikan untuk 2000 hektar dan kedepan akan direalisasikan kembali hingga mencapai 10.000 hektar lahan di daerah ini. ” Kita harus siap dan mau bekerja karena di bulan ini Dirjen perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia segera merealisasikan bibit jagung di daerah ini, untuk tahap awal bibit yang diserahkan untuk lahan seluas 2.000 hektar dan akan berlanjut nantinya hingga mencapai 10.000 hektar lahan yang diberikan bibit jagung, kata Raup wakil Bupati Konut, Senin (5/12) saat memberikan sambutannya disela pelantikan Camat Oheo. Menurut mantan Ketua DPRD Konut dari Partai PAN ini menyatakan, kesiapan kita bukan hanya siapkan lahan namun kita harus siapkan pula kemauan kerja kita, jelasnya. Sehingga kita perlu melakukan suatu upaya yang bisa mewujudkan apa yang telah di sampaikan Bupati saat kunjungan dari Dirjen minggu lalu, karena menurut Bupati bahwa Konut ini akan di jadikan sebagai lumbung pangan di Sultra bahkan di Indonesia, Konut ini akan dijadikan sebagai percontohan dalam hal pengelolaan sektor pertanian dan sumber daya alam lainnya, ungkap Raup dihadapan Bupati Konut H Ruksamin, anggota DPRD Konut, forum komunikasi perangkat daerah Konut serta para kepala SKPD. Iapun meminta agar Camat Oheo yang baru di lantik dapat bekerja dan menjalankan tugasnya dengan baik sesuai dengan amanah Undang-Undang yang diembannya. Selain itu kebiasaan lama yang seyogianya selama ini buruk agar dihilangkan karena seorang pemimpin itu harus memegang prinsip Arif dalam Bekerja dan Bijak dalam Bertindak, harap Raup. Selain itu, ia juga meminta agar Camat mengutamakan kemajuan sektor pertanian di daerah Kecamatan Oheo ini, karena lahan pertanian di Konut ini terluas adanya di Kecamatan Oheo karena itu Oheo ini harus kita upayakan lahan penanaman jagung yang akan diserahkan bibitnya sekitar 2.000 hektar dulu agar siap karena jika mencapai 10 ton perhektar maka Kementerian Pertanian RI berjanji yang akan datang untuk panen bersama Bapak Presiden RI Jokowi, ungkapnya lagi. Lebih jauh ia menjelaskan, bukan karena kedatangan presidennya saja akan tetapi kita butuh kebijakan dari Bapak Presiden jika beliau datang di daerah kita ini, ini tentunya menjadi nilai tersendiri untuk kita dimana daerah kita ini kelak kita jadikan sebagai lumbung pangan seperti daerah lainnya agar bisa memiliki daya saing yang tinggi, pungkasnya. (Andi Jumawi)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY